Workshop Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Sumber Daya Air

Workshop Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Sumber Daya Air

  • Di publish tanggal 2019-11-05 08:45:23
  • in Berita
  • Telah dibaca 268

Pengembangan sektor pariwisata yang berbasis kemasyarakatan  sangat efektif dalam peningkatan ekonomi masyarakat. Pemanfaatan Waduk dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat khususnya masyarakat sekitar waduk untuk pengembangan pariwisata disampaikan pada Workshop Fasilitasi Untuk Peningkatan Peran Serta Masyarakat Sekitar Waduk dalam Pengelolaan Sumber Daya Air. Workshop yang diselenggarakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak tanggal 31 Oktober 2019 sampai dengan 1 November 2019 dipaparkan oleh beberapa narasumber yaitu Ir.Hanugrah Purwadi,MT, M. Marbun, ST, MT, Ir.Suytyar Aji,MT, dan  Ir.Saptono Tanjung dengan materi sebagai berikut :

1.Peran Pemerintah Dalam Pengelolaan Waduk

2. Zonasi Dalam Pengeloaan Waduk,

3. Pemeliharaan Dalam Pengelolaan Waduk dan

4. Konservasi Pengelolaan Waduk Berbasis Masyarakat.

Pada Workshop tersebut juga disampaikan bebrapa hal diantaranya adalah tentang besarnya resiko bila terjadi kerusakan pada waduk , pentingnya peran pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan waduk yang memperhatikan aspek pemeliharaan waduk, Zonasi dalam Pengelolaan waduk yang terbagi dalam 3 (tiga) zonasi (zona tertutup, zona semi tertutup, dan zona tertutup) dan pengetahuan tentang zonasi dan peran masyarakat dalam menjaga terutama zonasi tertutup yang tidak boleh dimasuki oleh siapapun kecuali yang berwenang, serta pentingnya peran masyarakat dalam konservasi pengelolaan waduk.

Menindaklanjuti tentang pengelolaan waduk dan pemanfaatannya untuk pariwisata dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat khusunya masyarakat sekitar waduk, pada kesempatan itu Slamet Ari Waspada dari dinas pariwisata Kabupaten Kulon Progo menayakan tentang pemanfaatan untuk wisata yang mendukung pemeliharaan waduk sermo, pemanfaatan waduk sermo untuk wisata air/olah raga air dan pemanfaatan waduk sermo untuk Pusat Kuliner Masakan Ikan Air Tawar. Menanggapi pertanyaan tersebut beberapa narasumber menyampaikan bahwa pemanfaatan untuk wisata harus memperhatikan zonasi pengelolaan waduk, kwalitas air dan hal-hal yang bisa menyebabkan pendangkalan waduk dll. Untuk Pemanfaatan waduk sebagai wisata air/olah raga air diperbolehkan dengan memperhatikan kualitas air. Dan untuk pemanfaatan waduk untuk pusat kuliner diperbolehkan selama diluar area sempadan. (saw)