Verifikasi dan Simulasi Uji Coba Operasional Terbatas di Pantai Glagah

Verifikasi dan Simulasi Uji Coba Operasional Terbatas di Pantai Glagah

  • Di publish tanggal 2020-07-02 11:50:57
  • in Berita
  • Telah dibaca 334

Sebagai upaya untuk mempersiapkan destinasi wisata dalam menyambut era kenormalan baru, Dinas Pariwisata DIY bekerjasama Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo menggelar verifikasi dan simulasi uji coba operasional terbatas di Pantai Glagah pada Kamis (02/07).

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pariwisata DIY, Ketua DPRD Kulon Progo, Wakil Bupati Kulon Progo, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo beserta jajarannya, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, perwakilan Polres Kulon Progo, perwakilan Koramil Kulon Progo dan pengelola wisata Pantai Glagah.

Proses simulasi dimulai dari wisatawan sebelum memasuki kawasan Pantai Glagah dengan petugas penarikan tiket retribusi menghimbau wisatawan untuk cuci tangan, dicek suhu tubuh dan jaga jarak saat transaksi pembelian tiket masuk.

Dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas cuci tangan di area parkir dan tempat-tempat strategis seperti di loket pembelian tiket perahu wisata, warung oleh-oleh hingga rumah makan. Penerapan jaga jarak dalam perahu wisata dan pemisahan jalur keluar-masuk wisatawan juga tak luput dari proses simulasi ini.

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Dewi Ratnawati mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan pengelola Pantai Glagah dalam penerapan protokol kesehatan meski ada beberapa hal yg harus di evaluasi,

"Tempat cuci tangan di kawasan pantai, sudah cukup banyak, penggunaan APD untuk petugas pemungut tiket juga sudah bagus, pemisahan jalur pengunjung antara yang keluar dan masuk, namun penerapan jaga jarak di perahu wisata masih harus ditambah lagi dengan mengurangi kapasitas penumpang dan untuk kebersihan perahu wisata harus lebih diperhatikan karena akan kerap disentuh oleh penumpang."

Wakil Bupati Kulon Progo, Fajar Gegana dalam sambutannya menekankan kepada pengelola Pantai Glagah untuk rambu-rambu yang mengingatkan pengunjung untuk selalu patuh protokol kesehatan diperbanyak.

"Banner atau spanduk kawasan wajib masker harus ditambah lagi." ungkapnya.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata, Bambang Tri Budi Harsono turut mendorong agar pengelola Pantai Glagah untuk segera melengkapi fasilitas dan lebih ketat dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Tempat cuci tangan di area parkir dan laguna segera dibuat permanen, rambu-rambu area wajib masker seperti kata bapak wabup tadi juga harus ditambah." kata Bambang.

"Saya berharap geliat ekonomi di sektor pariwisata segera pulih, tapi tidak ingin bila ada kasus Covid-19 dari klaster pariwisata." tambahnya.