Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

Arung Progo Festival 2026 Resmi Dibuka, Kulon Progo Didorong Mendunia Lewat Sport Tourism

Admin Web OPD
Berita
27 Agustus 2026 06:06:45

Image Berita


KULON PROGO — Arung Progo Festival 2026 resmi dibuka, Kamis (27/8/2026), di Gerbang Samodera Raksa, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo. Festival yang berlangsung hingga 30 Agustus 2026 ini menjadi momentum pengembangan olahraga sekaligus promosi potensi wisata olahraga (sport tourism) di Kulon Progo.

Pembukaan festival dilakukan oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko. Ia menyampaikan bahwa potensi Sungai Progo melalui olahraga arung jeram dapat menjadi salah satu kekuatan baru dalam mengembangkan sport tourism sekaligus memperkenalkan Kulon Progo ke tingkat yang lebih luas.

“Momentum arung jeram ini bisa menjadi salah satu pintu bagi Kulon Progo untuk semakin dikenal dan mendunia. Arung jeram tidak hanya menjadi olahraga, tetapi juga bagian dari pengembangan sport tourism di Kulon Progo,” ujar Ambar Purwoko.

Menurutnya, potensi alam Sungai Progo perlu terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan seperti Arung Progo Festival diharapkan mampu menarik semakin banyak atlet, wisatawan, maupun komunitas olahraga untuk datang ke Kulon Progo.

“Harapannya, dari olahraga arung jeram ini muncul prestasi, kunjungan wisata meningkat, ekonomi masyarakat ikut bergerak, dan pada akhirnya Kulon Progo bisa semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional,” katanya. 

Arung Progo Festival 2026 diikuti 20 klub rafting kategori R4 dengan sekitar 100 peserta. Selain itu, terdapat 10 klub kayak dengan 14 atlet putra dan putri yang turut ambil bagian dalam kompetisi.

Selama empat hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti sejumlah nomor pertandingan, yakni Sprint, Head to Head, DownRiver Race, dan River Rescue. Setiap nomor akan menguji kecepatan, ketangkasan, strategi, kekompakan tim, serta kemampuan teknis atlet dalam menghadapi karakter arus Sungai Progo.

Pembukaan festival turut dihadiri sejumlah unsur pemerintah dan pemangku kepentingan, di antaranya Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan/Kundha Kabudayan Kulon Progo, Paniradya Keistimewaan DIY, KONI DIY, Kapanewon Kalibawang, Kapolsek dan Danramil Kalibawang, serta Lurah di Kapanewon Kalibawang beserta jajaran.

 

Arung Progo Festival 2026 diharapkan menjadi agenda yang mampu memperkuat sinergi antara olahraga, pariwisata, kebudayaan, dan pemberdayaan masyarakat. Tidak hanya mengejar prestasi, festival ini juga menjadi media untuk memperkenalkan keindahan serta potensi Sungai Progo kepada masyarakat yang lebih luas.Dengan mengedepankan sportivitas, keselamatan, prestasi, dan pelestarian lingkungan. Arung Progo Festival 2026 menjadi salah satu langkah untuk mengembangkan Kalibawang sebagai kawasan unggulan olahraga dan wisata alam di Kabupaten Kulon Progo.

 

Source:

WhatsApp Chat