Persiapan Pelonggaran PPKM Level 4 Bertahap, Dinpar Kulon Progo Lakukan Monitoring CHSE

Persiapan Pelonggaran PPKM Level 4 Bertahap, Dinpar Kulon Progo Lakukan Monitoring CHSE

  • Di publish tanggal 2021-07-24 08:01:14
  • in Berita
  • Telah dibaca 140

Dalam upaya mempersiapkan destinasi wisata dan juga Usaha Jasa Pariwisata (UJP) di Kabupaten Kulon Progo dalam persiapan pelonggaran PPKM Level 4 secara bertahap, Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo melaksanakan giat monitoring dan pengetatan pelaksanaan CHSE. 

CHSE merupakan protokol kesehatan yang digaungkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bagi para pelaku wisata dan ekonomi kreatif dalam upaya untuk mempersiapkan pariwisata yang menitik beratkan pada Kebersihan (Cleanliness) , Kesehatan (Health), Keselamatan (Safety) dan juga Kelestarian Lingkungan (Environment Sustainability).

Giat yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Joko Mursito, S.Sn., M.A. dilaksanakan pada hari Jum'at dan Sabtu (23-24/7).

"Kegiatan ini kami lakukan jika sewaktu-waktu ada perintah dari pusat bahwa wisata sudah boleh buka secara bertahap, maka kita sudah menyiapkannya baik di destinasi wisata maupun usaha jasa pariwisata," ungkap Joko Mursito.

Dengan membentuk Tim Sambanggo, Dinas Pariwisata Kulon Progo juga membagikan masker dan sabun cuci tangan bagi destinasi wisata dan UJP.

"Hari ini kita juga support sabun dan masker untuk para pelaku wisata. Kita juga bantu membersihkan lokasi wisata. Intinya kegiatan ini untuk memotivasi pelaku wisata untuk menyiapkan diri sebelum membuka wisata secara bertahap kelak," imbuh Joko Mursito

Dalam giat ini, Dinas Pariwisata Kulon Progo juga melakukan pendataan untuk para pelaku wisata yang sudah mendapatakan vaksin Covid-19.

"Dalam pemantauan hari ini kami ada dua catatan penting, pertama yaitu mayoritas pelaku wisata sudah mengikuti program vaksinasi. Dengan ini melambangkan bahwa mereka sebenarnya sudah rindu dan ingin agar kondisi (pandemi COVID-19) segera membaik sehingga destinasi bisa dibuka kembali," tutur Joko Mursito

"Yang kedua ada beberapa pelaku wisata memanfaatkan libur PPKM darurat dan PPKM level 4 untuk menata destinasinya. Seperti di Kedung Pedut dan kawasan kuliner Nanggulan. Di sana mereka sedang menata parkiran dan mengubah layout bangunan agar lebih baik lagi. Ini artinya mereka ada itikad baik memanfaatkan waktu (di masa PPKM) untuk hal-hal baik," imbuh Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo tersebut.