Pengembangan Agrowisata Kopi Suroloyo

Pengembangan Agrowisata Kopi Suroloyo

  • Di publish tanggal 2019-10-31 14:39:23
  • in Kuliner
  • Telah dibaca 4944

Sektor pariwisata dan sektor pertanian mempunyai hubungan yang sangat terkait khususnya pada agrowisata. Oleh karena itu pada Bimtek petani kopi di Keceme Gerbosari Samigaluh Kulon Progo yang diselenggarakan pada oleh dinas pertanian dan ketahanan pangan provinsi DIY pada tanggal 29 Oktober 2019 mengundang Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo untuk menjadi salah satu narasumber dengan tema pengembangan agrowisata kopi Suroloyo dalam mendukung sektor pariwisata di kabupaten kulon Progo.


Pada kesempatan itu Akhmad Tribiyanto dan Ari Waspada dari bidang pemberdayaan Dinas Pariwisata Kulon Progo menyampaikan bahwa "Sektor pariwisata merupakan sektor yang strategis dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat. Begitu juga di Kabupaten Kulon Progo sektor pariwisata hendaknya bisa memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat apalagi dengan ditunjang adanya bandara YIA dan merupakan KSPN Kawasan pendukung wisata nasional borobudur. Menjawab hal tersebut tentunya dalam pengembangan kepariwisataan kabupaten kulon Progo, Dinas Pariwisata Kulon Progo  terus bekerjasama dengan semua pihak yg terkait termasuk dengan Dinas pertanian dan ketahanan pangan dalam pengembangan agrowisata. 

Selaras dengan hal tersebut menindaklanjuti  berkembangnya pertanian/perkebunan kopi di perbukitan menoreh yang telah diarahkan, didampingi dan dibantu oleh dinas pertanian  dan ketahanan pangan maka dinas pariwisata Kulon Progo menargetkan pengembangan agrowisata kopi menoreh menjadi salah satu wisata andalan dan iconik dikabupaten kulon Progo. Penargetan agrowisata kopi menoreh menjadi  wisata andalan dan iconik sangat mungkin direalisasikan mengingat tanaman kopi di kabupaten Kulon Progo tersebar pada tiga kecamatan yakni kecamatan Samigaluh, Girimulyo dan Kokap sehingga berhasilnya agrowisata kopi ini akan mampu meningkatan  ekonomi masyarakat secara langsung pada tiga kecamatan tersebut dan secara tidak langsung pada kecamatan-kecamatan yang lainnya. Disamping itu agrowisata kopi merupakan wisata yang iconik karena tidak semua daerah memiliki pertanian/perkebunan kopi apalagi kopi menoreh termasuk dalam jajaran kopi dengan kualitas yang bagus dan memiliki citarasa yang unik dan bervariasi. 

Penerapan Unsur 3A dalam pariwisata adalah penting bagi destinasi wisata termasuk agrowisata kopi, karena akan berpengaruh pada banyaknya kunjungan wisatawan, seberapa lama wisatawan tinggal (length of stay) dan besarnya keinginan berkunjung kembali.

Unsur 3 A meliputi :


Atraksi
Atraksi wisata meliputi segala sesuatu dimana  wisatawan bisa menikmati dengan cara melihat, mendengar, merasakan, dan melakukan baik dari alam, budaya maupun kreativitas masyarakat. Hal ini bisa berupa daya tarik alam, kesenian, adat istiadat, pertanian/perkebunan, kerajianan, peternakan dan aktivitas masyarakat lainnya. Salah satu bentuk atraksi adalah agrowisata kopi.


Amenitas
Amenitas merupakan faktor pendukung destinasi wisata termasuk agrowisata kopi. Bisa berupa penginapan, tempat makan, oleh-oleh, sovenir dll. Faktor pendukung ini juga bisa berupa fasilitas seperti tooilet, mushola/masjid, tempat parkir, tempat istirahat dll. Mulai dari fasilitas dasar seperti keberadaan toilet, tempat ibadah, tempat parkir dll.

 

Aksesibilitas

Aksesibilitas merupakan kemudahan wisatawan dalam mengakses tempat wisata bisa berupa kemudahan informasi seperti tempat informasi wisata dan sarana petunjuk arah dan kemudahan perjalanan seperti jalan dan sarana tranportasi.


     Agrowisata kopi Suroloyo yang dipadukan dengan potensi alam puncak Suroloyo dengan udara yang sejuk, view yang sangat luar biasa (view sunrise/sunsite,  dan view Borobudur dari atas, view gunung Merapi dan merbabu) serta dipadukan dengan potensi budaya, kesenian, adat istiadat dan aktivitas masyarakat serta didukung oleh destinasi di sekitar wilayah Suroloyo dan adanya YIA dan jalur bedah menoreh yang menghubungkan dari YIA menuju Borobudur, serta peningkatan fasilitas utk pemenuhan kebutuhan wisatawan yang memadai menjadikan agrowisata kopi Suroloyo mempunyai peluang yang besar utk menjadi salah satu destinasi wisata berkelas internasional. 


Beberapa hal yang perlu dipersiapkan dan ditingkatkan dalam rangka pengembangan agrowisata kopi suroloyo diantaranya adalah sebagai berikut : 

  1. Kesadaran masyarakat akan dalam menjaga dan mengembangkan agrowisata kopi.
  2. Ketersediaan lahan, penataan lahan dan fasilitas yg lainnya sebagai sarana eduwisata kopi dari pembibitan, penanaman, perawatan, pemanenan, pengolahan, pengemasan, penyeduan dan penyajian.
  3. Kedai-kedai kopi yang representatif bagi wisatawan.
  4. Penggalian potensi terkait agrowisata kopi dan adanya destinasi wisata lainnya yang bisa menjadi daya tarik wisatawan utk datang.
  5. Keberadaan sarana pendukung seperti tempat menginap, tempat makan, oleh-oleh, souvernir dll
  6. Aksebilitas wisata merupakan kenyamanan wisatawan menuju tempat wisata seperti jalan, transportasi, tempat informasi wisata dan petunjuk arah dan jarak menuju lokasi dll.
  7. Fasilitas umum yang memadai bagi wisatawan seperti toilet, mushola, tempat parkir dll
  8. Penggalian potensi dan menciptakan paket wisata terpadu dengan agrowisata kopi pada satu wilayah suroloyo atau paket wisata yang terhubung dengan destinasi wisata di luar wilayah suroloyo.
  9. Promosi, advertising dan kerjasama dengan organisasi/lembaga baik swasta maupun pemerintah seperti dinas pariwisata, dinas pertanian, pemerintahan desa, tourism agent, HPI, PHRI dll.

        Kemampuan dalam menyerap potensi wisata dan dalam menyelesaikan kendala/tantangan serta menggandeng organisasi/lembaga untuk membantu penggalian potensi dan penyelesaian kendala/tantangan maka akan mampu menumbuhkan terciptanya wisata suroloyo yang berbasis masyarakat yang bagus serta didukung promosi dan advertising yang memadai, ini akan meningkatnya kemampuan agrowisata kopi Suroloyo dalam menarik dan memikat wisatawan serta kemajuan agrowisata kopi Suroloyo yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah." (saw)
 

 

Map Pengembangan Agrowisata Kopi Suroloyo