Kadinas Pariwisata Kulon Progo Sampaikan Pentingnya Sinergitas Antar Kawasan Penyangga Destinasi Super Prioritas Candi Borobudur

Kadinas Pariwisata Kulon Progo Sampaikan Pentingnya Sinergitas Antar Kawasan Penyangga Destinasi Super Prioritas Candi Borobudur

  • Di publish tanggal 2019-12-12 08:23:27
  • in Berita
  • Telah dibaca 370

Badan Otorita Borobudur  selenggarakan Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas Atraksi Wisata di Desa sekitar Zona Otoritatif Badan Otorita Borobudur pada Selasa (10/12) di d'Loano Glamping Desa Sedayu, kecamatan Loano, Purworejo. Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang yang terdiri dari para pelaku usaha pariwisata, desa wisata, kelompok sadar wisata dan perangkat desa dari desa-desa sekitar zona otoritatif Badan Otorita Borobudur (Kulon Progo, Purworejo dan Magelang).

Dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Dra Niken Probo Laras S.Sos M.H, yang diwakili oleh Kepala Seksi Obyek dan Daya Tarik Wisata, Agustina Dyah Saraswati ST.,MM. berkesempatan untuk memberikan welcome speech. Dalam welcome speech tersebut ditekankan bahwa terkait dengan tantangan untuk mengembangkan kawasan wisata terintegrasi (integrated tourism) terutama yang menyangkut kolaborasi lintas batas administratif maka pada saat ini terdapat kebutuhan urgent untuk mewujudkan komitmen yang sangat kuat dalam urusan koordinasi, harmonisasi, sinergitas dan sinkronisasi dari sejumlah destinasi wisata yang kemudian dapat dikemas secara atraktif dalam aneka paket wisata oleh sejumlah pemangku kepentingan. 

"Dari sinilah makna sinergi kawasan di Kulon Progo, Magelang dan Purworejo atau yang lebih dikenal dengan istilah "Sinergi Gelang Progo Rejo" dapat segera diwujudkan. Pemda Kulon Progo sangat berharap bahwa Badan Otorita Borobudur (BOB) mampu berperan sebagai leading sector dalam memfasilitasi terwujudnya popularitas Gelang Progo Rejo sebagai penyangga (buffer) destinasi super prioritas yaitu Candi Borobudur". ungkap Niken.

Dengan diselenggarakannya Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas Atraksi Wisata di Desa sekitar Zona Otoritatif Badan Otorita Borobudur diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada seluruh peserta yang hadir tentang pengelolaan desa wisata yang baik. (dy)