Gerakan Sambanggo, Menata Pariwisata Hadapi Pandemi

Gerakan Sambanggo, Menata Pariwisata Hadapi Pandemi

  • Di publish tanggal 2021-08-15 12:50:30
  • in Berita
  • Telah dibaca 146

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Pariwisata terus berupaya membantu masyarakat yang berkecimpung di sektor pariwisata bangkit dalam menghadapi pandemi Covid-19. Hal tersebut dibuktikan dengan diselenggarakannya kegiatan Gerakan Sambanggo di 2 destinasi wisata yakni Gunung Kuniran dan Ekowisata Sungai Mudal pada Sabtu (14/8/2021).

Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo, Wakil Bupati sekaligus ketua gugus tugas Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Fajar Gegana, Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo, Akhid Nuryati, SE, Ketua Komidsi IV DPRD Kulon Progo, Istana, S.H., M.I.P. Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Kurniawan, S.Sos., S.E.,Akt., M.Ec.Dev. , Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Joko Mursito, S.Sn., M.A. , Kepala Badan Kesbangpol Kulon Progo, Budi Hartono, S.Si, M.Si, unsur Forkompincam serta pelaku wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Joko Mursito, S.Sn., M.A. menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut Gerakan Sambanggo yang sudah berjalan setahun yang lalu. Gerakan Sambanggo sendiri merupakan upaya untuk membenahi dan menata sektor pariwisata dari ujung selatan Kulon Progo yang merupakan kawasan pantai, sub sektor pariwisata, ekonomi kreatif hingga ujung utara yang berupa pegunungan. Namun, saat ini Gerakan Sambanggo baru mencakup 10 titik destinasi wisata. 

“Meskipun kondisi pariwisata saat ini sedang sulit, kita harus tetap semangat serta melakukan banyak pembenahan selama pandemi ini agar sudah siap ketika destinasi wisata sewaktu-waktu dibuka,” ungkap Joko Mursito.

Lebih lanjut, Joko Mursito, S.Sn., M.A. menambahkan pihaknya tengah fokus pada destinasi-destinasi wisata yang sedang melakukan upaya nyata untuk membenahi destinasinya masing-masing, serta melakukan komunikasi dengan para pelaku wisata dalam hal pengelolaan maupun fasilitas yang mendesak seperti vaksinasi. Selain itu monitoring sarana prasarana pendukung protokol kesehatan dan juga CHSE terus dilakukan. 

Dalam pelaksanaan Gerakan Sambanggo dilakukan gotong royong membersihkan lingkungan destinasi wisata, penyemprotan disinfektan, pemberian bantuan berwujud alat kebersihan dan uang tunai sebagai modal pembuatan video promosi pariwisata. Kegaiatan ini didukung melalui Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2021.

Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo mengapresiasi Gerakan Sambanggo yang memberikan manfaat bagi kepariwisataan di Kulon Progo dalam mengahadapi pandemi Covid-19 ini.

 “Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah kabupaten guna menyikapi kondisi pariwisata yang terdampak oleh Covid-19 serta menjaga destinasi wisata tetap terpelihara selama ditutup karena PPKM.” Ungkap Sutedjo.