Bupati Serahkan Sertifikat Usaha Jasa Pariwisata di Malam Tahun Baru

Bupati Serahkan Sertifikat Usaha Jasa Pariwisata di Malam Tahun Baru

  • Di publish tanggal 2020-01-03 11:26:14
  • in Berita
  • Telah dibaca 312

Kehadiran bandara internasional baru di Kulon Progo merupakan satu tantangan untuk pembangunan kepariwisataan di kabupaten yang populer dengan Gebleknya. Bandara Yogyakarta International Airport memungkinkan masuknya 20 juta wisatawan nusantara maupun mancanegara. Hal ini harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan terutama di sektor pariwisata.

Sebagai bentuk jaminan pelayanan dan kinerja pariwisata,  pelaku usaha jasa pariwisata yang telah memenuhi standar usaha pariwisata akan diberikan Sertifikat Usaha Jasa Pariwisata. Untuk Kabupaten Kulon Progo, sertifikasi usaha pariwisata dilakukan oleh Lembaga Usaha Pariwisata (LSU) Adhi Karya Wisata.

Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo, menyerahkan Sertifikat Usaha Jasa Pariwisata untuk 15 Usaha Pariwisata dalam 4 kategori di sela-sela acara perayaan malam tahun baru yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kulon Progo di Tonogoro Amphitheater, Selasa (31/12/2019).

Kelima belas usaha pariwisata tersebut adalah Gudeg Kendhil Bu Djuminten (Rumah Makan), Dapur Semar (Rumah Makan), Pring Petung (Rumah Makan), Pondok Dhahar Bu Ambar (Rumah Makan), RM Padang Buah Jarami (Rumah Makan), Kopi NYIA (Rumah Makan), Seafood Yu Sum (Rumah Makan), Pondok Ayam Goreng Bu Hartin (Restoran), Violet (Spa), Wisma Kusuma (Hotel Non Bintang), New Citra (Hotel Non Bintang), Primitif (Hotel Non Bintang), Anugrah (Hotel Non Bintang), Lumintu (Hotel Non Bintang), dan King (Hotel Non Bintang).

“Untuk rumah makan dan restoran yang tersertifikasi, baru Gudeg Kendhil Bu Djuminten dan Ayam Goreng Bu Hartin yang sudah memenuhi kekurangan administrasinya, lainnya belum,” terang Kepala Seksi UJP, Endah Supeni, A.Md. (ret)