Dorong Transaksi Non Tunai Di Sektor Pariwisata, Bank BPD DIY Sosialisasikan QUAT

Dorong Transaksi Non Tunai Di Sektor Pariwisata, Bank BPD DIY Sosialisasikan QUAT

  • Di publish tanggal 2021-04-02 19:34:42
  • in Berita
  • Telah dibaca 315

Guna mendongkrak kembali perekonomian Kulon Progo yang sempat terpuruk karena pandemi Covid-19 terutama di sektor pariwisata, Bank BPD DIY Cabang Wates bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kulon Progo canangkan pembayaran tiket retribusi masuk destinasi wisata di Kulon Progo menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).  

Dalam sosialisasi yang digelar di Ruang Rapat Kantor Dinas Pariwisata Kulon Progo pada Kamis (01/04), pihak BPD DIY Cabang Wates menjelaskan bahwa transaksi non tunai menggunakan sistem QRIS ini merupakan standar pembayaran digital melalui aplikasi uang elektronik berbasis server, dompet digital, atau mobile banking yang telah disahkan oleh Bank Indonesia (BI). Bank BPD DIY sendiri mengembangkan teknologi pembayaran non tunai yang disebut QRIS Ultimate Automated Transaction (QUAT). Teknologi tersebut merupakan salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19, dengan meminimalisir sentuhan fisik melalui penggunaan uang kertas (physical distancing)

Hingga saat ini, terdapat 10 destinasi wisata di Kulon Progo yang telah  menggunakan sistem pembayaran QUAT, antara lain Puncak Suroloyo, Kebun Teh Nglinggo, Kebun Teh Tritis, Gua Kiskendha, Waduk Sermo, Pantai Glagah, Pantai Trisik , Pantai Congot, Ekowisata Sungai Mudal dan Mangrove Pasir Kadilangu.

Pihak BPD DIY Cabang Wates berharap bulan April ini, semua destinasi wisata di Kulon Progo yang dikelola masyarakat bisa menerapkan sistem pembayaran non tunai menggunakan QUAT. 

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Joko Mursito, S.Sn., M.A. mengapresiasi perkembangan sistem pembayaran non tunai ini dan berharap bahwa penggunaan QRIS ini menjadi salah satu bentuk sinergitas antar destinasi wisata di Kulon Progo.